Lucu vs Konyol
Cerita ini terjadi pada hari Jum’at kemarin (09-05-2008). Bermula dari aku pergi dari kontrakan menuju warnet tempat aku nongkrong yang biasanya aku selalu membawa kunci pintu tapi hari itu aku kelupaan. Kunciku kutaruh di tas ransel gunung lupa aku ambil.
Kira-kira pukul 23.30 hari Jum’at aku keluar dari warnet untuk pulang ke kontrakan. Sebelum pulang aku mampir dulu ke Angkringan Kang Panut untuk mengisi logistik alias makan. Suasana tidak biasanya mulai aku rasakan saat aku makan di angkringan. Biasanya aku makan berdua dengan temanku, sekarang aku sendiri dan anehnya aku biasanya gak ngobrol sama penjualnya sekarang ngobrol lama sampai jam 00.30. Jam 00.30 aku pulang menuju kontrakan tidak lewat jalan yang sering kulalui, tapi lewat jalan yang agak jauh (niatnya variasi gitu). Sampai di kontrakan temanku telah menunggu di kontrakan yang berharap aku bawa kunci karena kuncinya dipinjam temen belum balik.
Dari sini kisah lucu atau bias dibilang apes terjadi. Aku dan temenku pada kebingungan gimana masuk ke dalam kontrakan. Akhirnya aku ingat bahwa kunciku ketinggal di dalam dan kayaknya bisa diambil lewat jendela yang terbuat dari kaca nako. Aku dan temenku mencoba mengambil kunciku yang terdapat di tas ranselku. Karena jaraknya yang cukup jauh dari jendela (kira-kira dua meter) kami mengambilnya menggunakan tongkat. Bisa dibayangkan malam-malam mengorek jendela kayak malaing deh pokoknya. Setelah berjuang selama 20 menit akhrinya tas yang berisi kunci bisa diambil juga.
Setelah itu kami masuk ke kontrakan dan mulai tidur. Yang membuat kami jengkel dan kesal setelah 15 menit kemudian teman kami lagi yang membawa kunci datang. Bayangkan sendiri gimana susahnya kami mengorek jendela untuk mengambil kunci tapi baru masuk sebentar teman yang bawa kunci datang. (spy_dhee@yahoo.com)